• Redaksi & Manajemen
  • Kontak
  • Iklan & Advetorial
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
Minggu, 18 Januari 2026
IKAEN ID
Advertisement
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Internasional
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Budaya
  • Pendidikan
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Internasional
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Budaya
  • Pendidikan
  • Opini
No Result
View All Result
IKAEN ID
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Budaya
  • Pendidikan
  • Opini
Home Budaya

Semangat Perdamaian dan Keharmonisan, Dayak Kenyah Persembahkan Tradisi ‘Melewa’ Penyucian Diri

by Admin
12/10/2025
in Budaya, Malinau
A A
0
Semangat Perdamaian dan Keharmonisan, Dayak Kenyah Persembahkan Tradisi ‘Melewa’ Penyucian Diri

BERI APRESIASI: Bupati Malinau, Wempi W. Mawa menyampaikan apresiasi kepada warga Dayak Kenyah yang turut aktif menampilkan tradisi adat dan budaya pada pelaksanaan Irau Malinau Tahun 2025, di Panggung Budaya Padan Liu’ Burung, Sabtu (11/10/2025). Foto: Prokompim Kabupaten Malinau

IKaeN.id, MALINAU – Dari 11 etnis yang ada di Kabupaten Malinau, Suku Dayak Kenyah juga menyuguhkan tampil tradisi seni, adat dan budaya pada Festival Budaya Irau ke-11 dan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 Kabupaten Malinau.

Bertempat di Panggung Budaya Padan Liu’ Burung, Sabtu (11/10/2025), Lembaga Adat Dayak Kenyah menampilkan prosesi adat “Melewa” yang merupakan sebuah tradisi penyucian diri, masyarakat, dan kampung dari hal-hal negatif untuk menumbuhkan perdamaian dan keharmonisan.

“Kegiatan yang ditampilkan sejak penyambutan tamu kehormatan telah menunjukkan persatuan, kesatuan, dan keharmonisan di tengah masyarakat Dayak Kenyah. Tanpa kekompakan itu, tidak mungkin acara sebesar ini dapat terlaksana,” ujar Bupati Malinau, Wempi W Mawa memberikan apresiasi tinggi kepada masyarakat Dayak Kenyah yang menampilkan kekayaan budaya dengan penuh semangat dan kebersamaan.

Bupati Malinau yang sedang menjabat untuk periode kedua ini menegaskan bahwa budaya adalah jati diri masyarakat Malinau. Karena itu ia menitipkan pesan khusus kepada generasi muda agar tidak melupakan akar budaya mereka.

“Budaya itu ada dalam diri kita. Jangan cari budaya di tempat lain, tapi temukanlah pada dirimu sendiri. Karena kalian adalah generasi penerus budaya dan pembangunan Bumi Intimung ini,” pesannya.

“Kita masih punya perjuangan bersama menyejahterakan masyarakat, memperjuangkan keadilan, serta menjaga persatuan dan kesatuan negeri ini. Karena itu, tetaplah kompak, kompak, kompak, dan kompak,” tambahnya mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan semangat kebersamaan dalam membangun Kabupaten Malinau.

Presiden Majelis Adat Dayak Nasional (MADN), Dr. Marthin Billa, M.M., menyampaikan kesan mendalam terhadap prosesi Melewa yang ditampilkan. Menurutnya, tradisi ini bukan sekadar ritual adat, melainkan memiliki makna spiritual yang dalam bagi masyarakat Dayak Kenyah.

“Melewa berarti menyucikan diri, masyarakat, dan daerah dari hal-hal yang jahat. Intinya adalah perdamaian. Dari perdamaian itu lahir suasana kekeluargaan, persaudaraan yang kuat, dan kehidupan yang harmonis,” jelas Anggota DPD RI Daerah Pemilihan Kalimantan Utara ini.

Tokoh Dayak yang juga pernah menjabat sebagai Bupati Malinau selama dua periode ini berharap agar makna Melewa dapat dihayati dan dijalankan dalam kehidupan sehari-hari sebagai semangat menjaga perdamaian dan kesejahteraan di Bumi Intimung.

“Semoga makna acara ini tidak berhenti sebagai tradisi seremonial, tapi menjadi bagian dari cara hidup masyarakat Dayak Kenyah dan seluruh masyarakat Malinau,” harapnya.

Sementara itu, Ketua Lembaga Adat Dayak Kenyah Kabupaten Malinau Drs. Emang Mering, M.Si., menegaskan bahwa tradisi yang ditampilkan tidak bertentangan dengan nilai-nilai keagamaan dan tetap menjadi bagian dari kekayaan budaya yang terus dilestarikan.

Pagelaran Melewa ini tidak hanya sekadar tontonan budaya. Tapi merupakan pesan tentang persatuan, perdamaian, dan kebanggaan masyarakat Dayak Kenyah yang terus menjaga nilai-nilai leluhur di tengah modernitas zaman. (**)

Tags: IKaeN.idIrau MalinauPemkab MalinauProkompim Malinau
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Cabor Tenis Sumbang Medali Emas Pertama untuk Kaltara di Pornas Korpri XVII 2025 Palembang

Next Post

Pertama Kali dalam Sejarah, Upacara Peringatan Hari Jadi Bulungan dan Tanjung Selor Digelar di Kebun Raya Bundayati

Next Post
Pertama Kali dalam Sejarah, Upacara Peringatan Hari Jadi Bulungan dan Tanjung Selor Digelar di Kebun Raya Bundayati

Pertama Kali dalam Sejarah, Upacara Peringatan Hari Jadi Bulungan dan Tanjung Selor Digelar di Kebun Raya Bundayati

Ucapkan Selamat Hari Jadi Kabupaten Bulungan, Wabup Malinau Ikut Menari Gerak Sama dan Bejepen

Ucapkan Selamat Hari Jadi Kabupaten Bulungan, Wabup Malinau Ikut Menari Gerak Sama dan Bejepen

Hadiri Upacara Hari Jadi Kabupaten Bulungan, Wabup Malinau Diundang Kunjungi Stan Desa Liagu

Hadiri Upacara Hari Jadi Kabupaten Bulungan, Wabup Malinau Diundang Kunjungi Stan Desa Liagu

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ikuti Kami

Ikuti Kami

Berita Terlaris

  • Tentukan Ketua dan Kepengurusan 2026-2030, PERPANI Bulungan Gelar Muskab

    Tentukan Ketua dan Kepengurusan 2026-2030, PERPANI Bulungan Gelar Muskab

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wakapolda Kaltara Hadiri Ibadah dan Perayaan Natal Persekutuan Oikumene ASN Provinsi Kaltara Tahun 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jadi Tuan Rumah Hari Otonomi Desa Kaltara 2026, Pemkab Malinau Gelar Rapat Persiapan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dukung Ketahanan Pangan, Kapolda dan Wakapolda Kaltara Tinjau Budidaya Ayam Petelur di Desa Tanjung Agung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Intel Core i7-7700K ‘Kaby Lake’ review

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
IKAEN ID

Ikuti Kami

Menu

  • Advetorial
  • Budaya
  • Bulungan
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Malinau
  • Nasional
  • Nunukan
  • Olahraga
  • Opini
  • Parlementaria
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Tana Tidung
  • Tarakan
  • Video

Tentang Kami

  • Redaksi & Manajemen
  • Kontak
  • Iklan & Advetorial
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan

© 2022 www.ikaen.id. All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Internasional
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Budaya
  • Pendidikan
  • Opini
  • Tentang Kami
    • Redaksi & Manajemen
    • Kontak
    • Iklan & Advetorial
    • Pedoman Media Siber
    • Standar Perlindungan Profesi Wartawan

© 2022 www.ikaen.id. All right reserved