IKaeN.id, TANJUNG SELOR – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Bulungan bergerak cepat dalam optimalisasi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), khususnya dalam mendorong pencapaian target Pajak Bumi dan Bangunan – Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2).
Gerak cepat itu ditandai dengan pelaksanaan audiensi Kepala Bapenda Bulungan, M. Zukifli, S.E., M.Si., beserta jajaran ke Kantor Pertanahan (ATR/BPN) Bulungan, Rabu (28/1/2026).
Kepala Bapenda Bulungan diterima langsung oleh Kepala Kantor Pertanahan Bulungan, Muhammad Eka Diana, S.H., S.Sos., M.H., dan didampingi para kepala seksi.
Pertemuan yang berlangsung secara hangat dan terbuka itu menjadi atmosfer segar kedua belah pihak dalam saling berkomunikasi secara terkini terkait rencana strategi kongkret yang bisa dilakukan dalam rangka mendorong capaian PBB-P2 secara optimal.
“Kami sepakat harus ada langkah-langkah kongkret kerja sama kedua belah pihak khususnya dalam mengoptimalkan capaian PBB-P2,” ujar Kepala Bapenda Bulungan.
Zulkifli yang baru dua minggu dilantik secara definitif sebagai Kepala Bapenda Bulungan ini menjelaskan bahwa hasil pertemuan tersebut memberikan arah yang jelas bahwa Kantor Pertanahan siap bekerja sama dengan Bapenda Bulungan.
Tentu, lanjut mantan Staf Ahli Bupati Bulungan Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan ini, pihaknya menyambut baik hal itu, sehingga kedua belah pihak segera menyusun langkah-langkah nyata apa yang harus dilakukan dalam rangka merealisasikan kerja sama ini.
“Kepala Kantor BPN/ATR beserta stafnya cukup kooperatif dan menyambut baik audiensi ini, insya Allah segera terwujud. Yang jelas para pihak sudah berpikiran terbuka untuk sepakat menemukan upaya meningkatkan PAD Bulungan khususnya PBB-P2,” pungkas Zulkifli.
Adapun substansi paling krusial dalam momen audiensi adalah terkait sinkronisasi data dasar (data base) para pihak, yakni rencana mengawinkan dua data dasar tanah yakni antara Nomor Induk Bidang Tanah (NIB) milik BPN dengan Nomor Objek Pajak (NOP) milik Bapenda. Dari Kompilasi kedua data base ini nanti akan melahirkan data baru yang lebih terkini dan validasinya tinggi yang menunjuk secara jelas siapa nama pemilik tanah, luasan dan alamatnya.
Inti dari pertemuan kerja sama ini yaitu dapat mengoptimalkan dan meningkatkan PAD Bulungan sehingga menjadi sumber pembiayaan pembangunan daerah dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (AF)


