IKaeN.id, TANJUNG SELOR – Pemuda Kalimantan Utara (Kaltara) diminta tak hanya berdiri di pinggir lapangan. Gubernur Kaltara, Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum menegaskan Karang Taruna harus hadir sebagai pelaku utama di tengah dinamika pembangunan dan tantangan global yang terus bergerak cepat.
Pesan itu disampaikannya saat mengukuhkan Pengurus Karang Taruna periode 2025–2030 yang dirangkaikan dengan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) digelar di Ruang Serbaguna Kantor Gubernur Kaltara, Kamis (5/2/2026).
Menurut Gubernur, Karang Taruna bukan sekadar organisasi kepemudaan, tetapi mitra strategis pemerintah dalam menggerakkan kesejahteraan sosial dan ekonomi kreatif, terutama di wilayah perbatasan Kaltara.
“Karang Taruna harus mampu menghadirkan program-program inovatif yang bermanfaat dan memberi dampak langsung bagi masyarakat,” ujar Gubernur.
Ia meminta para pengurus segera menyusun program kerja yang realistis dan berdampak langsung bagi masyarakat.
Ada tiga fokus utama yang ditekankan yakni penguatan karakter kepemimpinan pemuda, kemandirian ekonomi melalui ekonomi kreatif dan kewirausahaan sosial, serta peningkatan kepedulian sosial dan lingkungan.
“Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya. Pembangunan akan lebih kuat jika pemuda terlibat aktif,” jelasnya.
Usai pengukuhan dan memberikan arahan, Zainal menunjukkan dukungan nyata terhadap kemandirian ekonomi dengan menyempatkan diri berbelanja produk UMKM yang dipamerkan di sekitar lokasi kegiatan.
Dengan suasana santai, Zainal berdialog dengan para pelaku usaha, menanyakan kualitas produk hingga tantangan pemasaran. Ia juga mendorong UMKM agar terus berinovasi dan memanfaatkan platform digital untuk memperluas pasar.
Aksi tersebut menjadi bukti bahwa dukungan terhadap ekonomi rakyat tidak hanya disampaikan lewat kata-kata, tetapi diwujudkan melalui tindakan nyata. (dkisp/AF)





