IKaeN.id, TANJUNG SELOR – Bersama Yayasan Graha Paramita, Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Kabupaten Bulungan menggelar berbagai kegiatan dalam merayakan Imlek 2577/2026.
Bertempat di Landmark Chinatown, Tanjung Selor, berbagai kegiatan yang dimulai 27 Februari – 29 Maret 2026 itu dibuka oleh Bupati Bulungan, Syarwani, S.Pd. M.Si., Sabtu sore (28/2/2026).
Ketua PSMTI Kabupaten Bulungan, Hendy Dermawan, S.E., M.M., di hadapan Bupati Bulungan melaporkan bahwa tahun ini tema nasional Imlek adalah “Harmoni Imlek Nusantara”.
“Ketika tema diumumkan, saya cukup senang karena sudah sesuai dengan slogan Kabupaten Bulungan, Berdaulat, Inklusif, Sinergi dan Adaptif. Bulungan BISA!” kata Hendy.
Sebab, lanjut Hendy, Imlek tidak lagi hanya sebuah perayaan komunitas tertentu, tetap terbuka, inklusif bagi semua golongan.
“Untuk itu sore hari ini kita melibatkan seluruh elemen dan di ke depannya juga kita akan melibatkan elemen masyarakat lainnya,” katanya.
Bupati Bulungan, Syarwani dalam sambutannya menyampaikan rasa syukurnya bisa hadir dan berkumpul di Landmark Chinatown dalam pembukaan rangkaian perayaan Imlek 2577 yang diselenggarakan PSMTI dan Yayasan Graha Paramita Kabupaten Bulungan.
Oleh karena itu, sebagai kepala daerah dan secara pribadi ia mendoakan semua masyarakat Bulungan dan tentunya juga warga Tionghoa yang merupakan bagian yang tak terpisahkan dari Kabupaten Bulungan, senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, keberkahan dan kesuksesan.
“Atas nama pemerintah daerah saya menyampaikan apresiasi, ucapan terima kasih, khususnya kepada segenap pengurus PSMTI Kabupaten Bulungan yang mengagas semua kegiatan kita pada hari ini yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Imlek 2577/2026 di Kabupaten Bulungan,” apresiasi Bupati Syarwani.
Bupati berharap, perayaan Imlek ini semakin memupuk semangat persaudaraan dalam rangka bersama-sama menjaga situasi damai dan persaudaraan sebagai fondasi dalam membangun Kabupaten Bulungan yang sama-sama dicintai.
“Selamat Imlek 2577/2026 kepada seluruh orang-orang tua kami, saudara-saudara kami warga masyarakat Tionghoa yang merayakan Imlek 2577/2026 ini. Semoga perayaan Imlek ini senantiasa menyertai kita semuanya, kita semua senantiasa diberikan kesehatan, keberkahan dan kesuksesan dalam kita menjalankan seluruh aktivitas kehidupan kita di Kabupaten Bulungan yang kita cintai bersama-sama,” doanya.
Bupati mengajak seluruh masyarakat Bulungan terus menjaga semangat persaudaraan karena Kabupaten Bulungan memiliki beragam suku, agama dan latar belakang, namun diikat dalam satu semangat persaudaraan.
“Kita tidak bicara siapa yang asli, siapa yang pendatang, siapa agama apa, siapa suku apa, yang kita bicarakan hari ini adalah kepentingan dan kebutuhan masyarakat Kabupaten Bulungan yang terdiri dari beragam suku, agama yang tumbuh dan hidup berdampingan di Kabupaten Bulungan,” tegasnya.
Kepada tokoh-tokoh dan warga Tionghoa Kabupaten Bulungan, Bupati juga mengucapkan terima kasih atas kontribusi dan partisipasi dalam setiap kegiatan pembangunan yang dilaksanakan di Kabupaten Bulungan.
Turut hadir dalam pembukaan rangkaian perayaan Imlek yaitu Allen Tedy Purnawan, S.IP., M.M., (Ketua Yayasan Graha Paramita Bulungan), Satya Bahari (Ketua Lembaga Pelestarian Budaya Tionghoa Kabupaten Bulungan) dan Effendy Gunardi, S.E., M.M., (Sekretaris PSMTI Kaltara & Ketua POMAIN Kaltara). (AF)


