IKaeN.id, LONG BUANG – Wakil Bupati (Wabup) Bulungan, Kilat, A.Md., secara resmi membuka Seminar dan Perayaan Natal Pekerja Gereja Kemah Injil Indonesia (GKII) Daerah Kayan Hilir, Kabupaten Bulungan, Senin (19/1/2026) di Gedung GKII Long Buang.
Dalam sambutannya pada kegiatan yang diikuti para pekerja, pelayan, dan pemimpin gereja GKII se-Kayan Hilir dengan penuh sukacita dan khidmat ini, Wabup menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada GKII Daerah Kayan Hilir atas terselenggaranya kegiatan yang memadukan pembinaan rohani serta peningkatan kapasitas pelayanan gereja.
“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan, saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada GKII Daerah Kayan Hilir atas terselenggaranya kegiatan seminar yang dirangkai dengan perayaan Natal ini,” ujar, Wabup Bulungan, Kilat.
Wabup menegaskan bahwa kegiatan merupakan bentuk pembinaan yang utuh, tidak hanya memperkuat iman dan spiritualitas, tetapi juga meningkatkan kapasitas para pemimpin dan pekerja gereja dalam menghadapi dinamika zaman.
“Seminar ini tidak hanya memperkuat iman dan spiritualitas, tetapi juga meningkatkan kualitas pelayanan para pemimpin dan pekerja gereja dalam menghadapi perubahan zaman yang begitu cepat,” katanya.
Mengangkat tema Natal “Kristus Datang Memperbaharui Dunia” sebagaimana tertulis dalam Wahyu 21 ayat 5, Wabup Kilat mengajak seluruh peserta untuk memaknai kehadiran Kristus sebagai pembaruan yang menyeluruh dalam kehidupan pribadi, pelayanan gereja, dan kehidupan bermasyarakat.
“Tema ini mengingatkan kita bahwa kehadiran Kristus membawa pembaruan yang menyeluruh. Semangat pembaruan inilah yang harus menjadi landasan bagi setiap pekerja dan pelayan Tuhan untuk terus bertumbuh dan melayani dengan hati yang diperbaharui,” jelasnya.
Sejalan dengan perayaan Natal, seminar yang mengusung tema “Peluang dan Tantangan Penggembalaan di Era Digital” dinilai sangat relevan dengan kondisi saat ini. Menurut Wabup, perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan besar dalam cara berkomunikasi, belajar, dan melayani.
“Era digital menghadirkan peluang besar bagi gereja untuk menjangkau lebih banyak jemaat, memperluas pelayanan, dan meningkatkan efektivitas penggembalaan. Namun di sisi lain, ada tantangan serius yang harus disikapi dengan bijaksana,” ungkapnya.
Ia menekankan bahwa tantangan tersebut meliputi arus informasi yang tidak terbatas, perubahan pola interaksi sosial, serta tantangan moral dan spiritual yang semakin kompleks.
“Melalui seminar ini, saya berharap para pemimpin dan pekerja GKII Daerah Kayan Hilir dapat memanfaatkan teknologi digital secara positif, kreatif, dan bertanggung jawab, tanpa kehilangan esensi pelayanan yang berlandaskan kasih, kebenaran, dan keteladanan,” tegas Wabup.
Lebih lanjut, Wabup Kilat menegaskan bahwa Pemkab Bulungan memandang gereja dan para pemimpin rohani sebagai mitra strategis dalam pembangunan sumber daya manusia yang berkarakter, berakhlak, dan berdaya saing.
“Sinergi antara pemerintah dan lembaga keagamaan sangat penting untuk menjaga keharmonisan sosial, memperkuat persatuan, serta membangun masyarakat Bulungan yang damai, toleran, dan sejahtera,” tuturnya.
Ia pun menutup sambutannya dengan harapan agar damai dan kasih Kristus terus memperbaharui semangat pelayanan dan membawa berkat bagi gereja, masyarakat, serta Kabupaten Bulungan. (DKIP_Bulungan/AF)





