IKaeN.id, TANJUNG SELOR – Kapolda Kalimantan Utara (Kaltara), Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy menegaskan bahwa para pemimpin harus bisa menjadi suri teladan bagi anggotanya dan seharusnya tidak ada lagi melakukan pelanggaran. Apabila seorang pemimpin melakukan pelanggaran, maka harus ditindak tegas.
Hal itu ditegaskan Kapolda Kaltara saat menyampaikan hasil analisis dan evaluasi serta arahan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Karena itu, sebagai bentuk komitmen menjaga integritas dan disiplin anggota Polri serta sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto terkait pemberantasan narkoba, maka dilakukan pemeriksaan urine oleh Bidpropam di Gedung Rupatama Bhara Daksa, Mapolda Kaltara, Jumat (27/2/2026).
Sebagai simbol keteladanan bagi seluruh anggota Polri di wilayah Kaltara, Kapolda Kaltara Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy menjadi yang pertama dalam pemeriksaan urine tersebut.
Demi memastikan bahwa seluruh pimpinan bebas dari penyalahgunaan narkotika, maka tak hanya Kapolda, para Pejabat Utama (PJU) Polda Kaltara serta perwira lainnya juga turut menjalani tes urine. Hal ini menunjukkan bahwa kegiatan tersebut dilakukan secara menyeluruh kepada seluruh perwira tanpa pengecualian.
“Pengecekan urine ini sekaligus menjadi langkah nyata Polri dalam menjaga kepercayaan masyarakat. Dengan keterlibatan langsung pimpinan, Polda Kaltara ingin menegaskan bahwa komitmen melawan narkoba dimulai dari internal institusi,” ujar Kabidhumas Polda Kaltara, Kombes Pol. Slamat Wahyudi dalam keterangan tertulis dari Bidhumas Polda Kaltara.
Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi anggota seluruh Polda Kaltara dan jajaran kepolisian di daerah lain, bahwa upaya pemberantasan narkoba bukan hanya sebatas penegakkan hukum, tetapi juga pembenahan dari dalam tubuh Polri sendiri. (**)



