IKaeN.id, TANJUNG SELOR – Dengan tema “Memperteguh Keimanan dan Ketakwaan Personel Polri untuk Masyarakat dalam Aksi Kemanusiaan dan Peduli Sosial Tahun 2026”, Polda Kalimantan Utara (Kaltara) melaksanakan peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW di Masjid Nur Aryyaguna Polda Kaltara, Kamis (22/1/2026).
Acara ini dihadiri langsung oleh Kapolda Kaltara Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy, S.I.K., Ketua Bhayangkari Ny. Sari Djati Wiyoto Abadhy, Wakapolda Kaltara, Brigjen Pol Andries Hermanto, S.I.K., S.H., M.Si., para Pejabat Utama (PJU), Bhayangkari, serta seluruh personel Polda Kaltara.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Quran, dilanjutkan sambutan Kapolda Kaltara, dan ceramah oleh Ustaz Kasman Gaffar.
“Isra Mikraj bukan sekadar peristiwa bersejarah, tetapi momentum untuk memperkuat integritas, disiplin, dan tanggung jawab Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Kapolda Kaltara dalam sambutannya.
Ustaz Kasman Gaffar dalam ceramahnya menyampaikan bahwa Isra Mikraj adalah peristiwa agung yang mengandung pelajaran mendalam bagi umat Islam. Ia menekankan tiga poin utama; yang pertama salat sebagai tiang agama, sebab Isra Mikraj menjadi momen turunnya perintah salat lima waktu, yang harus dijadikan fondasi utama dalam kehidupan seorang muslim.
Yang kedua, keteguhan iman, di mana perjalanan Rasulullah SAW dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa hingga Sidratul Muntaha menunjukkan bahwa keimanan sejati lahir dari kesabaran dan keteguhan hati dalam menghadapi ujian.
Kemudian yang ketiga; amanah dan keikhlasan. Karena itu ia mengingatkan bahwa setiap amanah, termasuk tugas sebagai anggota Polri, harus dijalankan dengan penuh keikhlasan demi kemaslahatan umat.
Ustaz Kasman Gaffar juga menekankan bahwa momentum Isra Mikraj hendaknya dijadikan ruang muhasabah diri, memperbaiki niat, meluruskan langkah, serta meneguhkan kembali jati diri Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
Melalui peringatan Isra Mikraj ini, semoga seluruh personel dan ASN Polda Kaltara semakin meningkatkan keimanan dan ketakwaan, sehingga terbangun soliditas, profesionalisme, serta semangat pengabdian dalam mewujudkan Polri yang Presisi – Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan. (**)


