IKaeN.id, MALINAU – Sebagai bentuk kepedulian kepada warganya yang sedang menjalani proses hukum dan sekarang berada di sel Polres Malinau, Bupati Malinau, Wempi W. Mawa, S.E., M.H., bersama Wakil Bupati (Wabup), Jakaria, S.E., M.Si., dan Sekretaris Daerah (Sekda), Dr. Ernes Silvanus, S.Pi., M.M., M.H., Selasa (6/1/2026) berkunjung memberi motivasi dan harapan.
Kunjungan itu dilaksanakan setelah Bupati Malinau berkoordinasi dengan Kapolres Malinau, AKBP Imam Irawan, S.I.K, di mana saat mengunjungi sel Polres Malinau, Kapolres bersama jajaran juga turut mendampingi serta memfasilitasi hal positif tersebut. Atas izin dan pendampingan tersebut, Bupati menyampaikan terima kasih kepada jajaran Polres Malinau.
“Tadi kami koordinasi dengan beliau (Kapolres) minta izin secara khusus untuk meninjau warga yang saat ini berproses dalam beberapa dugaan kasus hukum dan kami telah berdialog secara langsung dengan mereka dari hati ke hati. Karena ini juga suasana tahun baru, kita memberi semangat kepada mereka, kita memberi motivasi dan harapan kepada mereka,” ujar Bupati Malinau, Wempi W. Mawa.
Dengan semangat, motivasi dan harapan ini, diharapkan kata Wempi, proses hukum yang mereka alami dapat dijalani dengan baik dan seluruh tahapannya bisa selesai dengan baik serta mereka bisa menjalani apapun keputusan hukumnya ke depan. Sebab, mereka masih punya harapan.
Saat ditanyakan apa harapan kepada pemerintah daerah, salah satu penyampaian mereka kata Bupati, yaitu untuk menyampaikan permohonan maaf kepada orang tua, keluarga atau kepada orang yang dirugikan oleh mereka.
“Mereka mengakui kesalahan itu dan mereka berada di tempat ini hari ini. Dan mereka juga berusaha berjanji untuk memperbaiki ke depan,” beber Bupati Malinau.
Mereka, lanjut Bupati Malinau yang sedang menjalani periode keduanya ini, saat ini sedang menjalani proses hukum dan berharap pada saatnya nanti bisa diterima kembali oleh keluarga serta masyarakat.
Dari dialog secara langsung, ada berbagai kasus yang sedang mereka alami. Termasuk ada pasangan suami istri yang tersangkut hukum karena narkoba, di mana mereka memiliki anak yang masih kecil. Tentu juga perlu perhatian dan tanggung jawab. Tak sekadar tanggung jawab hidup, tetapi butuh kasih sayang.
Karena itu, melalui ruang penegakan hukum, mediasi hukum, serta pendampingan sosial dan spiritual, didapatkan jalan terbaik bagi masyarakat, terbaik juga bagi mereka yang sedang berproses hukum dan secara khusus bagi keluarga mereka.
Tentu, lanjutnya lagi, pemerintah daerah bersama OPD terkait bersama Kementerian Agama (Kemenag) dan tokoh lintas agama untuk bersama-sama membangun serta memberi penguatan spiritual kepada mereka yang sedang menjalani proses hukum serta tentu juga kepada keluarga mereka di luar.
Karena, imbuh Bupati Malinau yang pernah menjabat sebagai Ketua DPRD Malinau dua periode ini, menghadapi situasi seperti ini bukan hal yang mudah, tapi ini juga menjadi pelajaran bagi semua bahwa di dalam setiap kehidupan itu ada peluang-peluang bisa salah dalam hidup bermasyarakat.
“Tapi kembali lagi mereka adalah bagian kita, mereka adalah keluarga kita, mereka adalah masyarakat kita yang hari ini menghadapi proses hukum yang mudah-mudahan ke depan mereka akan lebih baik lagi, sehat dan bisa berkumpul dengan keluarga tercinta dan kasihi,” ucapnya mendoakan.
Dari kunjungan silaturahmi untuk memberi motivasi dan harapan ini, Bupati berharap agar mereka tidak mengulangi hal-hal yang membuat mereka tergelincir atau menggelincirkan diri ke dalam proses hukum yang mereka hadapi saat ini. Ia juga mengajak bersama-sama mencegah agar tak bermasalah hukum yang dimulai dari keluarga, lingkungan sekitar dan di mana saja. Sebab, jika sudah terjadi maka hanya bisa menyesali.
“Saya berharap bagi semua keluarga yang memiliki keluarga yang berada di sini (sel) ampuni mereka dan beri penguatan kepada mereka,” harapnya.
Dengan pengampunan dan penguatan itu, pada saatnya mereka juga bisa kembali utuh. Walaupun saat ini bisa menjadi orang yang mungkin menjadi masalah di tengah-tengah keluarga dan masyarakat, tapi suatu saat mereka bukan menjadi masalah serta menjadi beban lagi. Namun bisa jadi mereka bisa membantu keluarga serta membantu banyak orang di sekitar mereka.
“Jadi harapan di suasana awal tahun baru ini semangat silaturahmi tetap kita jaga, kondusifitas Malinau tetap terjaga dengan baik dan pembangunan di Kabupaten Malinau bisa berjalan sesuai dengan rencana dan harapan kita semua,” pungkasnya. (AF)





