IKaeN.id, TARAKAN – Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Partai Demokrat Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) menandai penutup rangkaian Rakerda Demokrat di Indonesia, sekaligus menjadi titik awal konsolidasi nasional menuju Pemilu 2029.
Penutupan Rakerda secara resmi dilakukan oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Partai Demokrat, Herman Khaeron di Ballroom Hotel Lotus Panaya Tarakan, Selasa malam (13/1/2026).
Dalam forum tersebut, DPP memberikan sorotan khusus terhadap kepemimpinan Ketua DPD Partai Demokrat Kaltara, Dr. Yansen TP., M.Si., yang dinilai berhasil menerjemahkan strategi partai ke dalam kerja nyata di daerah.
Herman Khaeron menilai, di bawah kepemimpinan pria yang dikenal dengan akronim nama YTP itu, mesin Partai Demokrat di Kaltara bergerak secara sistematis dan efektif. Hal ini tercermin dari capaian elektoral yang tidak hanya bertahan, tetapi juga mengalami peningkatan signifikan di berbagai level legislatif.
Beberapa capaian strategis yang disampaikan DPP antara lain keberhasilan Demokrat Kaltara mempertahankan satu kursi di DPR RI, peningkatan kursi DPRD Provinsi Kaltara dari empat menjadi enam kursi, serta lonjakan signifikan di Kabupaten Malinau yang berhasil menggandakan kursi menjadi sembilan.
“Tentu ini adalah sebuah capaian yang luar biasa dan harus kita pertahankan serta kita tambah ke depan,” ujar Herman Khaeron.
Lebih jauh, DPP menilai Yansen TP sebagai figur berpengalaman yang memahami medan politik daerah secara komprehensif. Rekam jejak Yansen sebagai Bupati dua periode dan Wakil Gubernur dinilai menjadi modal penting dalam merancang strategi pemenangan Demokrat ke depan.
Herman juga mengapresiasi arah sambutan Ketua DPD Demokrat Kaltara dalam Rakerda yang dinilai selaras dengan harapan DPP, khususnya dalam menggerakkan struktur partai agar lebih dekat dengan rakyat melalui implementasi 10 program umum Partai Demokrat.
Meski penguatan struktur masih menjadi fokus utama, Herman menegaskan bahwa Rakerda Kaltara menjadi momentum awal untuk mulai menyusun target kursi secara lebih presisi di setiap kabupaten, kota, provinsi, hingga tingkat nasional sebagai bagian dari persiapan Pemilu 2029.
“Ayo Demokrat juga harus bekerja betul-betul secara baik, secara sistematis, bekerja secara sungguh-sungguh untuk rakyat supaya ini menjadi catatan kebaikan yang membuahkan hasil di 2029 nanti,” pungkasnya. (**)





