IKaeN.id, TANJUNGSELOR – Dengan agenda menentukan ketua dan kepengurusan masa bakti 2026-2030, Persatuan Panahan Indonesia (PERPANI) Kabupaten Bulungan menggelar Musyawarah Kabupaten (Muskab), Minggu (17/1/2026).
Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Bulungan melalui Wakil Ketua I, Herry Prasetya, menegaskan bahwa Muskab ini menjadi momentum penting bagi PERPANI Bulungan untuk berbenah dan melanjutkan peningkatan prestasi, baik dari sisi organisasi maupun pembinaan atlet.
“KONI Bulungan berharap Muskab ini dapat melahirkan ketua dan pengurus baru yang mampu membawa PERPANI menjadi lebih baik lagi, tidak hanya secara organisasi, tetapi juga prestasi atlet panahan,” ujar Herry dalam Muskab.
Herry juga menyampaikan apresiasi kepada pengurus PERPANI Bulungan periode sebelumnya yang dalam berbagai kegiatan di organisasi maupun prestasi telah banyak capaian dan capaian yang telah diraih merupakan hasil kerja keras serta dedikasi pengurus lama.
“Terkait kegiatan-kegiatan yang sudah dilaksanakan dalam pengurus lama, kami menganggap sudah mencapai hasil yang cukup luar biasa,” ucapnya memberi apresiasi.
Sementara itu, Ketua PERPANI Bulungan periode 2021–2025, Musmuliadi, menjelaskan bahwa Muskab kali ini merupakan Musyawarah Kabupaten ke-III.
Ia mengungkapkan, pelaksanaan Muskab seharusnya digelar pada Oktober 2025, namun harus ditunda karena padatnya agenda kejuaraan yang diikuti para atlet.
“Seharusnya Muskab dilaksanakan Oktober 2025, namun karena atlet kami mengikuti beberapa event, akhirnya pelaksanaannya diundur,” jelasnya.
Musmuliadi menyebutkan sejumlah kegiatan yang diikuti atlet PERPANI Bulungan, di antaranya try out ke Surabaya, keikutsertaan pada ajang Piala Panglima TNI, serta Kejuaraan Nasional Panahan di Bali.
Padatnya agenda tersebut membuat pengurus belum sempat melaksanakan Muskab pada tahun sebelumnya.
“Agenda kami di 2025 cukup padat dengan berbagai kejuaraan, sehingga Muskab baru bisa terlaksana hari ini,” tambahnya.
Melalui Muskab ini, PERPANI Bulungan diharapkan dapat membentuk kepengurusan yang solid, sekaligus memperkuat pembinaan atlet guna meningkatkan prestasi panahan daerah di tingkat regional maupun nasional. (**)


