IKaeN.id, TARAKAN – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Kalimantan Utara (Kaltara) siap menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Tahun 2026. Rakerda sekaligus Bimtek Penguatan Kader Partai Demokrat se-Kaltara ini akan dibuka langsung Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Demokrat, Herman Khaeron, Selasa malam (13/1/2026) di Hotel Lotus Panaya, Tarakan.
Ketua DPD Partai Demokrat Kaltara, Yansen TP, menjelaskan bahwa Rakerda ini merupakan bagian dari evaluasi internal sekaligus penyusunan rencana kerja strategis partai menuju tahun 2026-2029.
Sejatinya, kata Yansen TP, rakerda ini dijadwalkan pada Desember 2025 lalu, namun diputuskan untuk diundur karena pertimbangan kondisi geografis wilayah Kaltara dan jadwal perayaan Natal bagi para kader di daerah.
“Raker ini untuk mendiskusikan hal-hal prinsip mengenai aktivitas partai yang sudah berjalan dan rencana kerja ke depan. Kami bertekad Demokrat harus tetap menjadi bagian utama dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan di Kaltara,” ujar Yansen TP, Senin malam (12/1/2026) di Tarakan.
Selain penguatan internal, lanjutnya, Rakerda ini juga menjadi momentum bagi Demokrat untuk mematangkan kesiapan menghadapi pemilihan kepala daerah (pilkada) mendatang. Dia menegaskan bahwa Demokrat siap beradaptasi dengan model sistem pemilu apa pun, baik yang diputuskan melalui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) maupun pemilihan langsung.
Salah satu poin penting yang akan dibahas adalah keterlibatan generasi muda dalam politik. Demokrat ingin menjadi wadah aspirasi bagi masyarakat dan para partisipan muda di Kaltara.
Selain Sekjen, tokoh nasional seperti Andi Mallarangeng selaku Dewan Pakar Demokrat dipastikan hadir di lokasi. Kehadiran petinggi Partai Demokrat ini bukti keseriusan DPP Demokrat mendukung terlaksananya Rakerda yang akan dihadiri pengurus DPC dari 5 kabupaten/kota se-Kaltara.
“Ada sekitar 10 orang dari tim DPP yang hadir. Peserta dari daerah sendiri, mulai dari Ketua, Sekretaris, Bendahara (KSB) DPC, hingga anggota fraksi dan para caleg, diperkirakan mencapai 200 orang lebih,” tukasnya. (**)





