IKaeN.id, TANJUNG SELOR – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., meresmikan Cabang Patriot Muda Training Center (PMTC) Provinsi Kaltara di Jalan H. Thamrin, Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Senin (13/7/2026).
Kehadiran lembaga pendidikan dan pelatihan tersebut diharapkan dapat mendukung pembinaan generasi muda yang ingin mengabdi melalui jalur TNI, Polri, maupun sekolah kedinasan.
Peresmian turut dihadiri Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltara, Hassanuddin, S.Pd., M.Si., beserta para tamu undangan.
Dalam sambutannya, Gubernur Zainal mengatakan PMTC merupakan bentuk komitmen dalam mencetak generasi muda yang berkarakter, disiplin, profesional dan berjiwa patriot.
“Berangkat dari kepedulian terhadap pentingnya pembinaan yang terarah, lembaga ini terus berkembang dengan visi mencetak generasi muda yang berkarakter, profesional, berjiwa patriot, serta mampu berperan aktif dalam pembangunan sumber daya manusia,” kata Zainal.
Menurutnya, hadirnya PMTC di berbagai provinsi, termasuk Kaltara, menunjukkan komitmen lembaga tersebut dalam memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap pendidikan nonformal yang berkualitas.
Ia menilai keberadaan lembaga ini memiliki nilai strategis karena mampu meningkatkan kompetensi peserta didik, membentuk kedisiplinan, serta mempersiapkan mereka menghadapi berbagai proses seleksi yang kompetitif.
Zainal menegaskan bahwa penguatan sumber daya manusia (SDM) merupakan salah satu fondasi utama untuk mewujudkan Kaltara yang maju, makmur dan berkelanjutan.
Karena itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara akan terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai lembaga pendidikan dan pelatihan yang memiliki visi mencetak generasi unggul.
“Ke depan, kolaborasi dan sinergi antara Pemprov Kaltara dengan berbagai lembaga pendidikan dan pelatihan yang memiliki visi mencetak generasi unggul akan terus diperkuat,” ujarnya.
Direktur PMTC, Mohammad Siswan Efandy mengatakan, dengan telah diresmikan Gubernur Kaltara, maka PMTC mulai membuka layanan bimbingan belajar (Bimbel) persiapan seleksi TNI, Polri dan sekolah kedinasan di Kaltara.
“Hingga saat ini, tercatat delapan peserta telah mendaftar untuk mengikuti program kami,” ujarnya.
Mohammad Siswan Efandy mengatakan, pihaknya juga tengah menjalin kerja sama dengan sejumlah vendor untuk menyediakan program beasiswa bagi peserta di Bumi Benuanta. Langkah itu dilakukan agar layanan Bimbel dapat diakses lebih luas oleh masyarakat.
“Kami juga akan bekerja sama dengan beberapa vendor untuk membuka beasiswa di Kaltara. Prinsip kami adalah pemerataan, sehingga semua golongan bisa mengikuti kegiatan belajar ini dan menikmati fasilitas yang kami sediakan,” katanya.
Dikatakannya, tingginya persaingan seleksi masuk TNI, Polri maupun perguruan tinggi kedinasan membuat calon peserta membutuhkan persiapan yang lebih matang.
“Melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi kedinasan dan menjadi abdi negara merupakan impian banyak pelajar di Indonesia. Namun, untuk mencapainya diperlukan usaha yang luar biasa karena persaingan semakin ketat setiap tahunnya,” tuturnya.
PMTC, kata dia, memberikan pembinaan terhadap seluruh tahapan seleksi, mulai dari tes akademik, Seleksi Kompetensi Dasar (SKD), pemeriksaan kesehatan, kesamaptaan jasmani, psikotes, wawancara, hingga pembinaan mental dan ideologi.
“Di Kaltara , peserta akan mengikuti pembelajaran teori dan latihan fisik. Selanjutnya, peserta yang memenuhi tahapan seleksi akan menjalani karantina intensif selama tiga hingga enam bulan di Jakarta untuk pendalaman materi, simulasi wawancara, dan persiapan pemeriksaan kesehatan,” bebernya.
Saat ini, lanjutnya, cabang PMTC di Kaltara merupakan cabang ke 28 dan ia menegaskan kapasitas peserta di Kaltara akan ditingkatkan apabila minat masyarakat terus bertambah.
Ia menambahkan, PMTC menawarkan program garansi uang kembali sesuai syarat dan ketentuan yang berlaku apabila peserta tidak lulus seleksi. Program ini menjadi bentuk komitmen lembaga dalam menjaga integritas dan kepercayaan masyarakat.
“Dengan kurikulum, metode pembelajaran dan pengalaman yang sudah terbukti, kami ingin memberikan kesempatan yang lebih besar bagi putra-putri Kalimantan Utara untuk bersaing dan mewujudkan cita-cita menjadi abdi negara,” tutupnya. (adv)


