IKaeN.id, MALINAU – Festival Budaya Irau Malinau Ke-12 terpilih sebagai salah satu dari 125 Karisma Event Nusantara (KEN) 2026 yang ditetapkan oleh Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Republik Indonesia.
Event Budaya dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-27 Kabupaten Malinau tersebut resmi dimulai dan dilaksanakan 20-26 Oktober 2026 yang dipusatkan di Lapangan Padan Liu’ Burung, Malinau Kota, Kalimantan Utara.
Atas masuknya Irau Malinau sebagai KEN, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malinau menerima piagam penghargaan yang diserahkan oleh Kemenpar RI kepada Bupati Malinau, Wempi W. Mawa, S.E., M.H., pada malam pembukaan Irau Malinau ke-12 dalam rangka HUT ke-27 Kabupaten Malinau, Selasa (20/10/2026) di Panggung Budaya Padan Liu’ Burung.
Terpilihnya Irau Malinau sebagai bagian dari KEN merupakan kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Malinau. Pasalnya, event ini berhasil melewati proses kurasi yang ketat dan bersaing dengan ratusan kegiatan pariwisata dari berbagai daerah di Indonesia.
KEN merupakan salah satu program strategis Kemenpar RI untuk mendorong kunjungan wisatawan sekaligus menggerakkan perekonomian daerah melalui penyelenggaraan berbagai event unggulan.
Bupati Malinau menyampaikan harapannya agar penyelenggaraan Irau Malinau ke depan semakin dikenal luas, termasuk hingga ke tingkat internasional.
Ia berharap Kemenpar RI dapat turut menginformasikan kegiatan tersebut kepada para duta besar agar mereka berkesempatan berkunjung dan melihat langsung potensi daerah perbatasan, khususnya Kabupaten Malinau.
“Irau Malinau bukan sekadar pesta rakyat atau perayaan hari jadi daerah. Lebih dari itu, Irau merupakan cerminan jati diri masyarakat Malinau sekaligus ruang perjumpaan berbagai suku dan budaya,” ujarnya.
Melalui Irau, masyarakat dapat memperkuat persaudaraan, menjaga tradisi, serta menumbuhkan semangat gotong royong di tengah keberagaman.
Irau juga menjadi momentum untuk mewariskan nilai-nilai luhur kepada generasi muda agar identitas budaya masyarakat Malinau tetap hidup dan berkembang di tengah kemajuan zaman.
“Saya mengajak seluruh masyarakat untuk hadir dan menyaksikan beragam pertunjukan budaya yang ditampilkan selama rangkaian Irau Malinau dan HUT ke-27 Kabupaten Malinau,” ucapnya.
Selama kurang lebih tujuh hari pelaksanaan, masyarakat dan pengunjung diajak mengenal lebih dekat kekayaan budaya yang tumbuh di Bumi Intimung.
Pemkab Malinau berharap masuknya Irau dalam KEN dapat semakin memperkuat daya tarik pariwisata daerah, memperluas promosi budaya Malinau, serta membuka peluang ekonomi bagi masyarakat.
“Penghargaan ini sekaligus menjadi motivasi untuk terus menjaga tradisi dan memperkenalkan kekayaan budaya Malinau kepada masyarakat luas, baik di tingkat nasional maupun internasional,” pungkasnya.


