IKaeN.id, TARAKAN – Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Kalimantan Utara (Kaltara), Dr. Yansen TP, M.Si, menegaskan bahwa orientasi perjuangan partai di daerah tidak berhenti pada kemenangan elektoral semata. Di bawah kepemimpinannya, Demokrat Kaltara diarahkan menjadi sarana pembangunan kesadaran dan karakter masyarakat sebagai fondasi utama kekuatan politik jangka panjang.
Penegasan tersebut disampaikan pria yang dikenal dengan akronim nama YTP ini pada momen Rapat Kerja Daerah (Rakerda) DPD Partai Demokrat Kaltara, Selasa malam (13/1/2026) di Ballroom Hotel Lotus Panaya, Tarakan.
Ia menilai, partai politik memiliki tanggung jawab lebih besar dalam membentuk kualitas manusia dan peradaban politik, bukan hanya mengoleksi suara dalam setiap kontestasi pemilu.
Dalam forum tersebut, Yansen juga mengungkapkan rasa syukurnya atas sinergitas yang terbangun kuat antara DPD dan DPP Partai Demokrat. Keselarasan arah dan kebijakan dinilai berkontribusi langsung terhadap peningkatan perolehan suara Demokrat, baik di tingkat kabupaten, provinsi, hingga nasional.
Meski demikian, Yansen menegaskan bahwa tantangan politik ke depan semakin kompleks, terutama di wilayah Kaltara yang memiliki karakter geografis luas serta tantangan digitalisasi. Dengan struktur administratif yang mencakup lima kabupaten, sekitar 200 kecamatan, 500 desa, dan lebih dari 2.000 RT, Demokrat Kaltara dituntut memiliki strategi pendekatan yang khas dan kontekstual.
“Kita harus punya pola tersendiri, tidak sama seperti di Pulau Jawa. Dari kabupaten kita harus bisa menjangkau hingga ke tingkat RT atau ranting,” ujar Yansen.
Alih-alih menempatkan kemenangan Pilkada atau legislatif sebagai tujuan utama, Yansen menekankan pentingnya membangun loyalitas dan kesadaran politik masyarakat melalui nilai dan karakter partai yang nasionalis-religius serta inklusif.
Ia berharap masyarakat memilih Demokrat bukan karena mobilisasi sesaat, melainkan karena kesadaran akan relevansi partai terhadap kebutuhan mereka.
“Kami ingin partisipasi masyarakat dalam partai ini yang paling utama. Mereka memilih Demokrat karena sadar ada hubungan dengan kebutuhan mereka,” imbuhnya. (**)





