IKaeN.id, TARAKAN – Bidpropam Polda Kalimantan Utara (Kaltara) menggelar Operasi Penegakan, Penertiban, dan Disiplin (Gaktibplin) di Markas Komando (Mako) Ditpolairud Polda Kaltara, Tarakan, Kamis (27/11/2025).
Diawali apel, Operasi Gaktibplin ini dipimpin langsung oleh Kabidpropam Polda Kaltara, Kombes Pol. Krishadi Permadi, S.I.K., M.H., dan dihadiri oleh Dirpolairud Polda Kaltara, Kombes Pol. Tidar Wulung Dahono, S.H., S.I.K., M.H., beserta jajaran pejabat utama Ditpolairud Polda Kaltara, Personel Ditpolairud, Personel Subbid Provos Bidpropam, Tenaga kesehatan Rumah Sakit (Rumkit) Bhayangkara Tarakan.
Pelaksanaan operasi berdasarkan Surat Perintah Kapolda Kaltara Nomor: Sprin/2007/XI/HUK.6.6./2025 tertanggal 25 November 2025, yang menekankan pentingnya pemeriksaan kelengkapan administrasi kendaraan dinas maupun pribadi, serta deteksi dini narkoba melalui tes urine terhadap anggota Polri.
Dalam amanatnya, Kabidpropam memberikan arahan mengenai peningkatan disiplin, kepatuhan terhadap kode etik, serta komitmen menjaga integritas dan profesionalisme personel Polri.
Kemudian dilakukan pengecekan kendaraan roda dua dan roda empat milik personel yang memasuki Mako Ditpolairud, meliputi kelengkapan administrasi, kondisi laik pakai, dan kepatuhan aturan lalu lintas.
Kemudian pemeriksaan sikap tampang meliputi pemeriksaan kerapian seragam dinas, kelengkapan identitas diri, serta penampilan fisik. Juga pemeriksaan telepon seluler oleh Kabidpropam terhadap telepon seluler milik pejabat utama dan personel Ditpolairud untuk mencegah praktik judi online maupun akses situs terlarang.
Kemudian dilaksanakan tes urine terhadap 50 personel, termasuk pimpinan dan personel lainnya di Ditpolairud. Pemeriksaan urine ini dilaksanakan oleh tenaga kesehatan Rumkit Bhayangkara Tarakan dengan pengawasan Subbid Provos.
Hasil Operasi Gaktibplin, ditemukan personel yang melakukan pelanggaran sikap tampang yaitu memiliki janggut dan ukuran rambut tidak standar anggota polri. Bagi personel yang melanggar aturan tersebut diberikan tindakan fisik berupa push-up dan peringatan untuk merapikannya.
Sedangkan hasil pemeriksaan tes urine terhadap 50 personel yang diperiksa yaitu dinyatakan negatif atau nihil dari indikasi penyalahgunaan narkoba.
“Kegiatan ini menegaskan komitmen Polda Kaltara dalam menjaga disiplin, mencegah pelanggaran, serta memastikan lingkungan kerja yang bersih dari narkoba. Dengan pelaksanaan operasi rutin seperti ini, diharapkan Personel Ditpolairud dapat bekerja melayani masyarakat secara maksimal guna kepercayaan terhadap institusi Polri yang lebih baik,” rilis Bidhumas Polda Kaltara. (**)





