IKaeN.id, TANJUNG PALAS – Bupati Bulungan Syarwani, S.Pd., M.Si. secara resmi membuka Seleksi Tilawatil Quran (STQ) VI Tingkat Kecamatan Tanjung Palas di Masjid Darul Falah, Desa Gunung Putih, Jumat (31/7/2026).
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kecamatan Tanjung Palas tersebut diikuti 78 peserta dari berbagai cabang lomba.
Adapun peserta terdiri dari cabang Tartil 14 orang, Tilawah Anak 11 orang, Tilawah Remaja 14 orang, Tilawah Dewasa 9 orang, Tahfiz 1 Juz 13 orang, Tahfiz 5 Juz 9 orang, Tahfiz 10 Juz 5 orang, dan Tahfiz 20 Juz 3 orang.
Dalam sambutannya, Bupati Syarwani menyampaikan apresiasi kepada Camat Tanjung Palas, LPTQ Kecamatan Tanjung Palas, para dewan hakim, guru mengaji, pengurus pondok pesantren, rumah tahfiz, serta seluruh pihak yang terus berkomitmen membina generasi muda melalui pendidikan Al-Quran.
“Penyelenggaraan STQ bukan sekadar ajang perlombaan membaca Al-Quran, tetapi juga menjadi media membangun karakter generasi muda yang religius, harmonis, dan tetap berpegang teguh pada nilai-nilai budaya masyarakat Kabupaten Bulungan,” ujarnya.
Melalui STQ ini, kata Bupati Bulungan, diharapkan melahirkan generasi yang religius, harmonis, dan berbudaya.
“Al-Quran harus menjadi pedoman hidup anak-anak kita sejak usia dini sehingga mampu menjadi benteng menghadapi berbagai tantangan zaman,” kata Syarwani.
Bupati mengaku bersyukur karena peserta STQ tahun ini didominasi anak-anak dan remaja. Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan semakin kuatnya pembinaan Al-Quran sejak usia dini yang dilakukan oleh keluarga, rumah tahfiz, pondok pesantren, maupun lembaga pendidikan keagamaan di Kecamatan Tanjung Palas.
Pada kesempatan tersebut, Bupati juga mengingatkan seluruh orang tua untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman penyalahgunaan narkoba yang dinilai menjadi salah satu tantangan serius bagi masa depan generasi muda Kabupaten Bulungan.
“Narkoba adalah musuh nyata yang harus kita lawan bersama. Jangan biarkan anak-anak kita menjadi korban. Peran keluarga, masyarakat, guru agama, rumah tahfiz, pondok pesantren, hingga Satlinmas sangat penting dalam menjaga generasi kita,” tegasnya.
Selain persoalan narkoba, Bupati juga menyoroti meningkatnya pergaulan bebas dan pernikahan usia dini yang berpotensi menghentikan pendidikan anak. Karena itu, ia mengajak seluruh orang tua untuk terus mengawasi serta membimbing anak-anak agar memiliki akhlak yang baik melalui pendidikan agama.
Lebih lanjut, Bupati menyampaikan rasa bangganya atas prestasi Kabupaten Bulungan yang kembali berhasil mempertahankan Juara Umum Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) untuk ke-10 kali berturut-turut.
Prestasi tersebut, menurutnya, merupakan hasil pembinaan berjenjang mulai dari STQ tingkat desa, kecamatan, MTQ tingkat kabupaten hingga provinsi yang selama ini berjalan dengan baik.
Sebagai bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan terhadap pembinaan qari dan qariah, Bupati menegaskan pemerintah daerah akan terus memberikan dukungan kepada para peserta berprestasi, termasuk memfasilitasi keberangkatan peserta asal Bulungan menuju ajang MTQ Nasional serta memberikan penghargaan kepada para juara sebagai bentuk apresiasi atas prestasi yang mengharumkan nama daerah.
“Pemkab Bulungan akan terus hadir mendukung putra-putri terbaik daerah. Prestasi mereka adalah kebanggaan kita bersama dan harus terus kita dorong hingga mampu bersaing di tingkat nasional,” katanya. (adv)


