IKaeN.id, MALINAU -Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malinau terus mematangkan persiapan menjelang keikutsertaan daerah pada Grand Final Putri Otonomi Indonesia (POI) Tahun 2026 yang akan digelar di Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara awal Juli nanti.
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Malinau, Dr. Kristian, M.Si., mengungkapkan rasa syukur karena wakil Kabupaten Malinau berhasil menembus 10 besar finalis Putri Otonomi Indonesia 2026.
“Kita bersyukur perwakilan Kabupaten Malinau sudah dinyatakan resmi masuk 10 besar finalis Putri Otonomi Indonesia. Ini tentu menjadi kebanggaan bagi kita semua,” ujar Krisitian, Senin (22/6/2026).
Dijelaskannya, saat proses seleksi 35 peserta sebelum masuk grand final, Malinau mendapat dukungan dari sejumlah pihak, di antaranya Bankaltimtara, Perusda Apa’ Mening, serta BNI.
Untuk tahapan final nanti, kata dia, Pemkab Malinau juga telah mengundang seluruh pihak yang tercantum dalam surat dari Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI), termasuk sejumlah organisasi perangkat daerah yang terlibat dalam rangkaian kegiatan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) APKASI.
“Terdapat tiga tahapan utama yang akan dijalani finalis di Deli Serdang. Kegiatan diawali dengan retret peserta Putri Otonomi Indonesia pada 28–30 Juni 2026 di Taman Pramuka Deli Serdang. Selanjutnya, para finalis mengikuti karantina pada 1–2 Juli 2026 di hotel yang telah ditentukan panitia,” katanya.
Bersamaan dengan itu, sejumlah agenda APKASI juga akan berlangsung. pada 1 Juli 2026, khususnya pelaksanaan peringatan HUT APKASI yang dihadiri pimpinan daerah.
Kemudian pada 2 Juli digelar Dialog Otonomi Daerah yang diikuti Bupati beserta OPD terkait, forum bagi Ketua TP PKK dan anggota, serta Forum Bisnis Daerah yang melibatkan perangkat daerah yang membidangi perdagangan, investasi, dan pelayanan perizinan.
Sementara itu, malam Grand Final Putri Otonomi Indonesia 2026 dijadwalkan berlangsung pada 2 Juli 2026 di Graha Bhineka Perkasa Jaya, Deli Serdang. Acara tersebut akan dihadiri para finalis, tim pendamping, kepala daerah, serta tamu undangan lainnya.
Rangkaian kegiatan akan ditutup pada 3 Juli 2026 dengan agenda kunjungan lapangan yang disiapkan oleh Pemkab Deli Serdang bagi seluruh peserta dan tamu undangan.
Selain itu, berdasarkan surat dari APKASI, pemerintah daerah juga diharapkan dapat memperoleh dukungan dari BUMN maupun BUMD di daerah masing-masing.
Melalui berbagai persiapan tersebut, Pemkab Malinau berharap keikutsertaan wakil daerah pada ajang Putri Otonomi Indonesia 2026 tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga momentum memperkenalkan potensi, budaya, serta pariwisata Kabupaten Malinau di tingkat nasional. (adv)





